Selasa, 10 Juli 2018

Me


Assalamua’laikum Wr.Wb

Sebelumnya perkenalkan nama saya Asmara Prabandari, teman-teman biasa memanggilnya Ara, namun ada pula yang memanggil saya Mara, dan sahabat saya sejak kecil memanggil saya Aro, entahlah apa maksudnya. Sedangkan keluarga dan para tetangga saya memanggil saya A karena waktu itu adik saya tidak bisa mengucap Ara sehingga hanya A saja. Saya lahir di Kota Tahu alias Kota Kediri, yang lebih tepatnya di Dusun Purwodadi Desa Ngancar Kecamatan Ngancar dekat dengan Gunung Kelud. Saya lahir pada bulan Januari tahun 2000, saya anak dari 2 saudara, sedangkan kakak dan adik saya semua laki-laki. Karena saya anak perempuan satu satunya bagi orangtua mereka selalu melarang saya untuk kegiatan yang tidak berguna, terkadang saya membencinya namun saat saya berfikir saya mulai menerima kenyataan bahwa mereka melakukan itu semua karena mereka sayang sama saya.

Saat kecil saya hanya mempunyai teman laki-laki semua karena saat itu di sekitar saya tidak ada perempuan yang seumuran dengan saya. Setiap pulang sekolah selalu bermain bersama walaupun terkadang personil tidak lengkap namun itu tidak menjadi halangan buat saya dan teman-teman untuk bermain. Saya sangat senang bisa berteman dengan mereka karena mereka baik, meskipin mereka laki-laki namun mereka tidak gengsi untuk bermain dengan saya. Oh iya, saat bermain kakakku juga ikutan, sama saja sih sebenarnya aku tetap cewek sendiri tapi mereka tetap biasa saja, asalkan aku juga ikut main walaupun terkadang jadi kalahan dan dibully tapi aku bangga punya masa kecil yang seperti itu.  Sejak sekolah di TK kami mulai bersama, berangkat sekolah bersama, pulang sekolah bersama, bercanda bersama dan masih banyak yang lainnya hingga kita harus berpisah ketika memulai lembaran baru sekolah di SMP, tetap sih satu sekolah namun beda kelas dan saat SMA lah benar-benar harus berpisah, sebab beda sekolah ada yang kerja dan ada yang di pondok.

Ketika beranjak dewasa saya dan teman-teman mulai tidak peduli akan masa lalu seakan tidak pernah terjadi apa-apa, namun bagi saya mereka tetap sahabat saya sejak kecil. Saat SMA saya juga memulai berteman kembali yang kesekian kalinya dengan perempuan, alhamdulillah mereka baik dan nyaman banget untuk diajak curhat, saya memiliki 5 teman saat itu, sama seperti masa lalu saya, bermain bersama, belajar bersama, jalan bersama, tidur bersama hingga beberapa lamanya. Hingga satu teman mulai menghindar karena masalah kecil, tahulah yaa, masalah cowok hingga kami bertengkar dan melepasnya, saya merasa benci kenapa setiap bersama dengan sahabat tidak pernah awet sampai saat ini dan nanti. Ketika saya hanya memiliki 4 sahabat yang satunya pun munafik karena memang dia anaknya nyebelin dan saat iyulah saya tinggal memiliki 3 sahabat saat ini yang harus berpisah pula karena harus mengejar cita-cita. Saya yang berada di Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Manajemen, ada yang di Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Ilmu Keolahragaan, ada pula yang di Institut Ilmu Kesehatan jurusan Fisioterapi dan yanng satunya masih daftar di Institut Agama Islam Negeri Tulungagung semoga saja ketrima, Amin.

Itu saja yang dapat saya sampaikan, masih banyak lagi namun itu saja yang bagi saya momen terindah. Sekian dan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar